WHAT'S NEW?
Loading...

Daftar Harga Kasih Sayang Ibu Pada Anak Tahun 2017 Hingga Kiamat

Hari ini saya membaca sebuah pesan whatsapp dari sebuah grup yang membuat hati saya terenyuh dan membuat mata saya berkaca-kaca, maka dari itu sangat sayang rasanya untuk membiarkan pesan ini terlewatkan begitu saja, karena bagi saya pribadi sangat menginspirasi untuk lebih menghormati dan menyayangi ke dua orang tua saya selagi mereka masih ada. Hormatilah orang tua yang sudah tulus merawat kita, Jangan perhitungan dengan dia. Ingat kawan jangan sampai penyesalah yang kamu terima sebelum kamu bisa membahagiakannya.

HARGA KASIH SAYANG IBU

Daftar Harga Kasih Sayang Ibu Pada Anak


Seorang anak yang kaya lagi sukses menjenguk ibunya yang terbaring di rumah sakit. Sudah sebulan lamanya sang ibu bergelut dengan penyakit yang nyaris merenggut nyawanya. Alhamdulillah, tepat keesokan harinya sang ibu telah diijinkan pulang oleh dokter.

Dengan segera, si anak mengantar ibunya kembali ke rumah. Ketika sampai di rumah, dan melihat ibunya terbaring, tiba tiba si anak mengeluarkan lembaran lembaran kertas untuk diberikan kepada ibunya. Isinya adalah tagihan uang selama perawatan di Rumah Sakit.

Rincian Biaya dari Sang Anak


1. Obat : Rp.12.500.000

2. Kamar rumah sakit : Rp.8.000.000

3. Uang Lelah menjenguk : Rp.4.000.000

4. Uang Jaga malam di rumah sakit : Rp.3.000.000

5. Uang untuk Merawat ibu selama sebulan : Rp.5.000.000

6. Kerugian karena harus meninggalkan meeting : Rp.4.500.000

4. Bensin untuk perjalanan : Rp1.000.000

5. Lain lain : Rp.10.000.000

Dan total dari biaya yang harus ganti berjumlah Rp.48.000.000,-

Tak lupa, dipojok kiri bawah tertulis "Bisa dilunasi kontan atau dicicil"

Sang ibu tersenyum kepada anak kesayangannya tersebut. Beliau lalu mengambil sebuah map dan menyerahkan kepada anaknya. Kemudian karena si anak yang tidak mau waktunya terbuang, segera meluncur meninggalkan rumah ibunya.

Beberapa jam setelah itu, ponselnya berdering dan salah seorang kerabatnya mengabarkan kalau penyakit ibunya kambuh. Si anak terdiam tidak perduli, jadwal kerjanya masihlah sangat banyak dikantor, dan itu yang harus diutamakan, pikirnya.

Beberapa menit kemudian, dia teringat untuk membuka dan mengetahui isi dari sebuah map yang telah diberikan ibunya hari itu. Dan ternyata berisi sebuah sertifikat rumah, tanah, dan lain lain milik ibunya.

Belum sempat dia menyelesaikan membaca, tiba tiba ponselnya berdering lagi. Kali ini kerabatnya memberitahukan bahwa sang ibu telah meninggal dunia.
Si anak masih terdiam, sampai dia melihat secarik kertas kecil yang jatuh diantara beberapa surat yang digenggamnya...

Sebuah surat terakhir dari ibunya yang berisi...
" Terimakasih atas semua yang telah kamu berikan pada ibu, anakku sayang. Kamu punya rincian, ibupun akan demikian. Namun ibu merasa kurang bisa mengisi berapa harga yang pas untuk rincian ini.

Rincian Biaya dari Sang Ibu

  1. Untuk pembelian nutrisi selama kamu di dalam kandungan: "Gratis"
  2. Untuk sembilan bulan ibu mengandungmu: "Gratis"
  3. Untuk biaya bersalin ditambah biaya kesakitan melahirkanmu : "Gratis"
  4. Untuk setiap malam ibu menemani kamu: "Gratis"
  5. Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu : "Gratis"
  6. Untuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendo'akanmu: "Gratis"
  7. Untuk setiap tetes Air susu ibu: "Gratis"
  8. Untuk biaya sekolah, makan, tempat tinggal untukmu: "Gratis"
  9. Untuk biaya mendidikmu hingga kamu dewasa dan sukses : "Gratis"
  10. Untuk Mengasihimu selama 30 tahun: "Gratis" 
Anakku… dan kalau kamu menjumlahkan semuanya, Maka yang akan kamu dapati bahwa harga Kasih sayang ibu adalah "GRATIS...!!"

Ibu cuma bercanda anakku...Ibu serahkan semua ini sebagai warisan untukmu, sebagai pengganti biaya pengobatan ibu.

Maafkan ibu tidak bisa memberimu lebih banyak. " Maafkan ibu."

Dan akhirnya tangis penyesalanpun memenuhi ruangan itu...

Selalu ingatkan pada diri anda untuk mencintai orang tua anda selagi mereka masih ada. Berapa Trilyun yang anda berikan kepada mereka tidak akan mampu untuk membayar kasih sayang yang telah ibu dan ayah berikan kepada anda. Anda bisa tumbuh dengan sehat dan sukses bukan karena anda sendiri, usaha dan jerih payah merekalah sehingga anda bisa seperti sekarang ini.

0 komentar:

Post a Comment